, JAYAPURA - PT United Tractors Tbk terus menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.(UT) melalui operasinya di Papua.Di Cabang Jayapura, konsistensi penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi landasan utama dalam membangun operasional yang berkelanjutan, serta menciptakan pegawai yang disiplin, produktif, dan memiliki risiko kecelakaan kerja yang rendah.
Penerapan budaya K3 tidak berhenti pada tataran prosedural saja, namun berlangsung secara sistematis di seluruh lini operasional.Hasilnya, UT Cabang Jayapura mampu mencatatkan nihil kecelakaan yang didukung dengan penerapan struktur organisasi K3 yang lengkap, kebijakan manajemen yang terintegrasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkini.
Atas konsistensi dan prestasi tersebut, UT Jayapura cabang menerima Sertifikat Penghargaan Pengembangan K3 di Tempat Kerja serta Sertifikat Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Tempat Kerja (P2HIV dan AIDS) dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional (BK3N) Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen kepada Branch Operations Manager UT Cabang Jayapura, Adhytia Pratomo Saputro, di kantor Gubernur Provinsi Papua, pada 11 Februari tahun lalu.
Selain sukses di bidang K3, UT Cabang Jaipur dinilai efektif dalam penerapan program P2HIV dan AIDS di tempat kerja.Evaluasi yang dilakukan meliputi edukasi berkelanjutan kepada karyawan, penerapan kebijakan perusahaan yang inklusif dan tidak adanya kasus HIV dan AIDS selama periode evaluasi.
Chief Operating Officer UT Jayapura Aditya Pratomo Saputru menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh karyawan perusahaan.
“Lingkungan kerja yang aman dan sehat menjadi landasan dalam mendukung keberlanjutan kerja perusahaan. Kemitraan bertanggung jawab atas keberlangsungan penerapan budaya K3,” kata Adhytia dalam siaran pers yang diterima wartawan, Sabtu (28 Februari 2026).
Penghargaan ini mencerminkan fakta bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis namun juga keberhasilan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan inklusif.Di Papua, UT telah menunjukkan bahwa budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten dapat memperkuat produktivitas sekaligus menjaga kesejahteraan pekerja.(Shiddiq)
