Menteri Kesehatan Budi Gunadi menegaskan Super Flu (H3N2) bukanlah virus baru seperti Covid-19.Simak di sini penjelasan mengenai imunitas tubuh dan cara pencegahannya.
Menteri Kesehatan Bodi Gunadi Sadikin.Antra/Lukman Hakim
Menkes Ungkap Fakta Flu H3N2 Parah: Ini Bukan Virus Baru, Sudah Ada Puluhan Tahun!
Ahmad Zulfiqar Fazli • 8 Januari 2026 20:45
Yogyakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Menkes) menegaskan super influenza H3N2 bukanlah virus baru.Jenis influenza ini telah dikenal selama beberapa dekade.
Super flu sebenarnya istilah untuk influenza A. Sudah ada sejak puluhan tahun, nama virusnya H3N2, sudah puluhan tahun, hanya saja ini strain baru, kata Budi kepada RSUP Dr Sarjito, Yogyakarta, dilansir Antara, Kamis, 8 Januari 2026.
Waspadai bahaya super flu!Para ahli epidemiologi telah memperingatkan adanya gejala parah pada kelompok ini
Ia mengatakan super flu berbeda dengan Covid-19 yang merupakan virus baru.Karena virus flu sudah dikenal sejak lama, Menteri Kesehatan mengatakan tubuh manusia sudah mengalami resistensi terhadap virus ini.
“Kalau virus Covid baru, imunitas kita belum ada karena kita belum mengetahuinya. Kalau super flu, imunitas kita sudah diketahui,” ujarnya.
Ilustrasi memberikan pencegahan penyakit menular.Foto: Istimewa
Budi menegaskan, selama tubuh sehat, penyakit super flu tidak akan menimbulkan masalah serius.Meski begitu, ia mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat.
“Kalau tubuh kita sehat dan bugar, cukup makan, cukup tidur, dan cukup olah raga, seharusnya tidak ada masalah,” kata Budi.
Menurut Bud, langkah mencegah flu super pada dasarnya sama dengan flu pada umumnya, yakni menjaga kebersihan dan memakai masker jika sedang sakit.
“Belum ada yang dilaporkan meninggal karena ini flu biasa,” kata Menkes.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News
