Berdasarkan data Dinas Kesehatan Masyarakat dan Keluarga Berencana Dinas Kesehatan P2KB Tuban, tercatat sebanyak 162 kasus pada tahun 2022.
Pengusaha ingin menyederhanakan aturan dan memastikan kebijakan pemerintah.
Pelaku komersial menuntut penyederhanaan peraturan dan kepastian politik dari pemerintah.
Peningkatan sebaran kasus HIV/AIDS terlihat di Kabupaten Tuban.Jumlah orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) terus meningkat seiring dengan semakin terpusatnya deteksi dini dan skrining.
Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tubana, tercatat 162 kasus pada tahun 2022, turun menjadi 147 kasus pada tahun 2023, namun turun menjadi 227 kasus pada tahun 2024 dan mencapai 254 kasus pada tahun 2025.
Selain itu, data Dinas Kesehatan P2KB Tuban menunjukkan bahwa pada tahun 2014 hingga November 2024, terjadi peningkatan kasus HIV/AIDS di wilayah Tuban sebanyak 1.363 orang, dengan penambahan 228 kasus baru pada tahun 2024. Namun demikian, stigma masih menjadi permasalahan utama di masyarakat.
HIV adalah virus yang bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, khususnya sel darah putih jenis CD4 yang melawan infeksi.Orang yang terinfeksi bisa tetap sehat selama bertahun-tahun jika disiplin mengonsumsi obat antiretroviral (ARV).Jika tidak ditangani dengan baik, virus ini lambat laun akan melumpuhkan pertahanan tubuh, sehingga korbannya berisiko terkena berbagai penyakit serius.
Selain itu, AIDS merupakan tahap akhir dari infeksi HIV di mana sistem kekebalan tubuh mengalami kerusakan parah.Pada tahap ini, tubuh tidak mampu melawan infeksi oportunistik seperti TBC atau beberapa jenis kanker.Penting untuk dipahami bahwa tidak semua orang yang terinfeksi HIV akan berkembang ke tahap AIDS, terutama jika infeksi tersebut terdeteksi sejak dini dan ditangani dengan prosedur medis yang tepat sehingga mereka yang terinfeksi masih dapat menjalani kehidupan normal.
Salah satu penyebab utama tersebarnya penyakit ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara penularan dan cara pencegahannya.Misinformasi dan stigma sosial seringkali membuat masyarakat enggan mencari informasi atau berobat pada tahap awal.Virus HIV-1 yang merupakan jenis paling umum di dunia ini ditularkan melalui cairan tubuh tertentu, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI.
Di Indonesia sendiri, sebagian besar penularan terjadi melalui interaksi yang tidak etis, terutama penggunaan jarum suntik yang tidak steril di kalangan pengguna narkoba.
Penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung antara cairan tubuh yang terinfeksi dengan jaringan mukosa atau luka terbuka.Selain itu, terdapat risiko penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, meskipun risiko ini saat ini dapat dicegah dengan pengobatan antiretroviral yang ketat.
Meski proses pemeriksaan darah saat ini sangat ketat, namun kita tetap perlu mewaspadai risiko transfusi darah yang terkontaminasi karena pada dasarnya setiap orang memiliki risiko yang sama untuk tertular.
Jika Anda memiliki faktor risiko atau gejala yang disebutkan di atas, ada baiknya Anda segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan diagnosisnya.
Punavai: Halodoc, Pemerintah Kabupaten Tuban
KOINFEKSI TB-HIV masih akan menjadi tantangan besar bagi sektor layanan kesehatan di Indonesia pada tahun 2026, dan inovasi dalam strategi pengobatan akan menjadi hal yang sangat penting.
Pelayanan kesehatan di Jawa Timur perlu bersifat preventif dan tidak bergantung pada informasi pengobatan dan pelaporan.
“Data kami menunjukkan bahwa dalam 10 bulan dari Januari hingga Oktober, 124 kasus HIV/AIDS dilaporkan di Sukabum, termasuk lima kematian.”
Orang dengan HIV/AIDS harus memiliki asuransi kesehatan pemerintah.
PRESIDEN DPP Kesehatan dan Lingkungan PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning membenarkan masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS (PLD).
Pemilihan Kabupaten Tuban didasarkan pada karakteristik wilayah pesisir utara Pulau Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sektor pertanian dan perikanan.
Sedikitnya 100 hektare sawah di beberapa desa di Kabupaten Plumpang, Tuban, Jawa Timur, Kabupaten Puso setelah beberapa hari terendam banjir.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya.Setelah puluhan tahun mengandalkan kekuatan kaki bagian bawahnya untuk memutar ban, kini ia bisa bernapas.
Bupati Tuban bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) menyerahkan bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto, untuk warga lanjut usia kurang mampu.
Layanan antar jemput gratis Si Mas Ganteng dengan 20 mobil dan 20 bus disediakan pemerintah daerah untuk transportasi pelajar yang aman dan nyaman.
Hak Cipta @ 2026 Media Group - mediaindonesia.Semua hak dilindungi undang-undang
